Kamis, 07 Mei 2009

Time To be Better

Sering kita berkata dalam keseharian dengan kata “I will be better”. Will dalam kalimat diatas dapat berarti nanti, akan atau ntah kapan… penahkan kamu-kamu berfikir bagaimana kalau kata-kata itu diganti dengan “Now, I must be better!”. Karena pada dasarnya seseorang selalu mensugestikan dirinya pada kata-kata yang sering diucapkan. Pernahkan kamu mendengar bahwa ucapan itu adalah doa??! Bayangkan kalau kamu selalu mengatakan will seumur hidupmu?! Huihhh…aku rasa seumur hidup kamu hanya berfikir untuk berubah lebih baik, bukan menjadi lebih baik saat ini, disini dan SEKARANG!!

Baru beberapa hari yang lalu aku membaca sebuah buku yang menurut aku keren banget!! Bahkan menurut aku berguna banget! Judulnya hamper sama ma judul posting ini, yaitu TIME TO CHANGE karya Hari Subagya….dibuku itu dijelasin hingga kamu ngerasa bahwa kamu bisa berubah saat ini, saat ini dan sekarang!!

Buat kamu- kamu yang belum membacanya n mau tau…aku bakal bilang beberapa hal yang aku anggap bagus buat dicoba dalam membuat dirimu merasa lebih baik!!!

Selamat menbaca >_<

stttststtsttst....bahannya belum keinput sabar ya......... heheheheh sorry!!!

kiat-kiat untuk memiliki jiwa sukses adalah hal yang mesti ditanam pada jiwa seseoarng, karena kita tau kalau seseorang ingin sukses memang dimulai dari hati, aku ingat sebuah kata2 bijak saat aku membaca sebuah buku...mmmm...aku lupa judulnya, tapi aku ingat kata2nya..."Tempat pertama memperbaiki keadaan dunia adalah dihati, kepala dan tangan kita sendiri, setelah itu kita baru mampu mengubah dunia kita". Opss...aku lupa siapa penulisnya...hehheehhehe alnya aku bacanya udah lama x,maklum yeeeee....

hal-hal pertama yang harus kita lakukan adalah:


  • a. selalu berfikir kalo kita itu hebat, karena hal itu menjadi sugesti semangat kita!! seseorang selalu berkata "kamu tuch hebat ya?! ga kaya aku", padahal coba kalau kata2nya dibalik "kamu tuch hebat ya?! tapi aku pasti lebih hebat!!", tuch baguskan..karena pada dasarnya orang hebat atau tidak tergantung kemauan dan rasa percaya pada dirinya bahwa dirinya itu hebat. Kalo mau menjadi hebat awali dirimu dengan berkata "AKU ITU HEBAT!!"

Beban Kepemimpinan yang Sering Terabaikan

Kepemimpinan seorang kepala daerah atau Negara bahkan sebuah perusahaan merupakan suatu hal yang sangat terperhatikan oleh lingkungan. Seorang pemimpin memang harus mampu meberikan segala sesuatu hal dengan kata-kata “Sempurna”, walau tak dapat dipungkiri seorang pemimpin juga mampu melakukan kesalahan yang sangat fatal dalam penangani segala sesuatu urusan. Karena pada dasarnya pemimpin itu juga seorang manusia yang dibekali Tuhan dengan kelebihan dan kekurangan.

Namun, tak dapat dipungkiri baik bawahan maupun rakyat yang dipimpinnya ingin dia melakukan segala hal dengan hasil yang terbaik. Bahkan karena hal ini hamper sebagian atau hamper seluruh bawahan atau rakyat menggerutu terhadap kinerja mereka.

Seharusnya rakyat atau bawahan mencoba untuk berdiri sebagai pemimpin untuk dirinya sendiri, dan berdiri untuk sekelompok orang, apa ia mampu?!

Rabu, 22 April 2009

IP v 6 and IP v 4

Dalam suatu jaringan computer dikenal sebuah nama yang disebut protocol, yang mengatur suatu node berkomunikasi dengan node lainnya. Protokol menjadi sebuah penerjemah bahasa antar computer dalam suatu jaringan. Secara nasional standarisasi protocol yang digunakan dikenal dengan nama TCP/IP. Dengan adanya TCP/IP ini berbagai hardware computer serta Sistem Operasi dapat berkomunikasi.
Internet Protokol merupakan induk dari TCP/IP, semua data-data yang di olah pada layer diatasnya diolah di bagian ini. Versi IP yang paling banyak digunakan saat ini adalah IP versi 4.
Perkembangan internet yang sangat pesat saat ini menyebabkan alokasi pengalamatan IP berkurang, terutama IP yang legal. Hal ini dikarenaan model pengalamatan pada IPv4( IP version 4) hanya sepanjang 32 bit. Untuk menangani masalah ini maka maka IETF memunculkan versi terbaru IP yaitu IPv6(IP version 6). Pada IPv6, panjang alamat terdiri dari 128 bit sedangkan IPv4 hanya 32 bit. sehingga IPv6 mampu menyediakan alamat sebanyak 2^128 [2 pangkat 128] atau 3X10^38 alamat, sedangkan IPv4 hanya mampu menyediakan alamat sebanyak 2^32 atau 4,5X10^10 alamat.
Perbedaan antara IPv4 dengan IPv6 yang saya coba cari di Internet antara lain terletak pada :
1. Pada struktur pengalamatan
#IPv4
pengalamatan IPv4 menggunakan 32 bit yang setiap bit dipisahkan dengan notasi titik.
notasi pengalamatan IPv4 adalah sebagai berikut:
XXXXXXXX.XXXXXXXX.XXXXXXXX.XXXXXXXX dimana setiap simbol X digantikan dengan kombinasi bit 0 dan 1.misalnya:
10000010.11001000.01000000.00000001 (dalam angka biner) yang dikonversi menjadi bentuk 4 desimal menjadi 130.200.127.254
#IPv6
Notasi alamat IPv6 adalah sebagai berikut:
X:X:X:X:X:X:X:X
Jika dalam bentuk biner ditulis sebagai berikut:
1111111001111000:0010001101000100:1011111001000001:1011110011011010:
0100000101000101:0000000000000000:0000000000000000:0011101000000000
Yang dikonversi menjadi kombinasi 4 bilangan heksadesimal dipisahkan dengan simbol titik dua [:]. untuk contoh diatas dapat ditulis sbb:
FE78:2344:BE43:BCDA:4145:0:0:3A
contoh lain apabila terdapat alamat yang 0 i:
8088:0:0:0:0:0:4508:4545 ——–>8088::4508:4545
2. Sistem Pengalamatan
#IPv4
Pada IPv4 mode pengalamatan dibagi kedalam 5 kelas yaitu
1. Kelas A : range 1-126
2. Kelas B : range 128-191
3. kelas C : range 192-223
4. kelas D : range 224-247
5. kelas E : range 248-255
Dari kelima kelas alamat diatas, jenis alamata yang sering dipake adalah alamat kelas A,B,C alamat kelas D biasanya digunakan untuk keperluan multicasting dan kelas E untuk keperluan Experimental. Pada IPv4 dikenal juga istilah subnet mask yaitu angka biner 32 bit yang digunakan untuk membedakan network ID dan host ID, menunjukkan letak suatu host berada dalam satu jaringan atau lain jaringan.
#IPv6
Pada IPv6 tidak dikenal adanya istilah pengkelasan. IPv6 menyediakan 3 jenis pengalamatanyaitu: Unicast, Anycast dan Multicast. Alamat unicast yaitu alamat yang menunjuk pada sebuah alamat antarmuka atau host, digunakan untuk komunikasi satu lawan satu. Pada alamat unicast dibagi 3 jenis lagi yaitu: alamat link local, alamat site local dan alamat global.
Alamat anycast adalah alamat yang menunjukkan beberapa interface (biasanya node yang berbeda). Paket yang dikirimkan ke alamat ini akan dikirimkan ke salah satu alamat antarmuka yang paling dekat dengan router. alamat anycast tidak mempunyai alokasi khusus, karena jika beberapa node/interface diberikan prefix yang sama maka alamat tersebut sudah merupakan alamat anycast.
Alamat multicast adalah alamat yang menunjukkan beberapa interface (biasanya untuk node yang berbeda). Paket yang dikirimkan ke alamat ini maka akan dikirimkan ke semua interface yang ditunjukkan oleh alamat ini. Alamat multicast ini didesain untuk menggantikan alamat broadcast pada IPv4 yang banyak mengkonsumsi bandwidth

2. Kelebihan IPv6
Kelebihan atau solusi yang terdapat di dalam desain IPv6 adalah salah satu pemicu percepatan implementasi. Kelebihan-kelebihan IPv6 adalah sebagai berikut:
1. IPv6 merupakan solusi bagi keterbatasan alamat IPv4 (32 bit). IPv6 dengan 128 bit memungkinkan pengalamatan yang lebih banyak, yang memungkinkan IP-nisasi berbagai perangkat (PDA, handphone, perangkat rumah tangga, perlengkapan otomotif).
2. Aspek keamanan dan kualitas layanan (QoS) yang telah terintegrasi.
3. Desain autokonfigurasi IPv6 dan strukturnya yang berhirarki memungkinkan dukungan terhadap komunikasi bergerak tanpa memutuskan komunikasi end-to-end.
4. IPv6 memungkinkan komunikasi peer-to-peer tanpa melalui NAT, sehingga memudahkan proses kolaborasi / komunikasi end-to-end: manusia ke manusia, mesin ke mesin, manusia ke mesin dan sebaliknya.

3. Perhitungan Subnet dari Address Network sebagai berikut:
a. 192.168.10.0/28  kelas C
Subnet Mask: /28 = 11111111.11111111.11111111.11110000 = 255.255.255.240 Menghitung Subnet:
Jumlah Subnet: 24 = 16 Subnet
Jumlah Host per Subnet: 24 – 2 = 14 host
Blok Subnet: 256 – 240 = 16, blok berikutnya: 16+16 =32, 32+16=48, 48+16=64, 64+16=80, 80+16=96, 96+16=112, 112+16=128, 128+16=144, 144+16=160, 160+16=176, 176+16=192, 192+16=208, 208+16=224, 224+16=240
Maka subnet yang valid adalah : 16, 32, 48, 64, 80, 96, 112, 128, 144, 160, 176, 192, 208, 224
Subnet
192.168.10.0 sampai dengan 192.168.10.240
Host Pertama
192.168.10.0 sampai dengan 192.168.10.241
Host Terakhir
192.168.10.14 sampai dengan 192.168.10.238
Broadcast
192.168.10.65 sampai dengan 192.168.10.239